Reksadana Pendapatan Tetap: Pengertian, Keunggulan dan Risiko

Memahami Reksa Dana Pendapatan Tetap, Skill Wajib yang Harus dipunyai Seorang HRD

Banyak orang yang berpikir bahwa cara teraman untuk berjaga menghadapi ketidakpastian masa depan adalah dengan menabung baik berupa uang maupun emas. Padahal investasi merupakan salah satu cara pengelolaan uang yang sangat menguntungkan jika dikelola dengan baik. Reksa dana Pendapatan Tetap, termasuk salah satu bentuk investasi yang digemari saat ini.

Jika Anda masih belum memahami tentang reksa dana, maka sangat mudah untuk memahami konsep ini. Reksa dana atau mutual fund , sesuai namanya adalah sebuah wadah tempat masyarakat mengumpulkan dananya untuk dikelola secara profesional dan kemudian dibagi hasil keuntungannya. Dana yang terkumpul bisa dikelola dalam bentuk saham, deposito, obligasi, maupun surat berharga lainnya.

Memahami Reksa Dana Pendapatan Tetap

Memahami Reksa Dana Pendapatan Tetap

Ada beberapa jenis reksa dana di Indonesia, yaitu reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, dan reksadana campuran. Di artikel ini, Anda akan memahami lebih lanjut tentang pengertian reksadana pendapatan tetap serta cara memilih reksa dana pendapatan tetap terbaik untuk instrument investasi Anda.

Apa itu Reksadana pendapatan tetap?  Ini adalah jenis reksadana di mana dana Anda akan dialokasikan paling tidak sebanyak 80 persen dan paling banyak sebesar 95 persen. Pengelolaan dana diarahkan pada produk obligasi atau efek utang dengan masa jatuh tempo lebih dari 1 tahun.

Sisa pengelolaan dana sebesar maksimal 20%, dan minimal 5% akan dikembangkan pada investasi produk deposito dan surat utang yang masa jangka waktu reksa dana pendapatan tetap kurang dari 1 tahun.

Pengalokasian dana di pasar uang yang tidak dilakukan 100% inilah yang menjadi beda reksa dana pendapatan tetap dan pasar uang. Pada reksa dana pasar uang akan menempatkan semua dana investor di pasar uang. Keuntungan yang diperoleh pada pengelolaan dana melalui reksadana pendapatan tetap  tentunya juga lebih besar daripada reksa dana pasar uang.

Keunggulan Reksa dana Pendapatan Tetap

Sebagai investor, jika Anda ingin mencoba berinvestasi dalam bentuk reksadana pendapatan tetap, sudah tentu ingin mengetahui keuntungan dari jenis investasi ini. Berikut keunggulan reksa dana pendapatan tetap.

1. Alokasi Dana dan Pendapatan

Sesuai penjelasan sebelumnya, alokasi dana adalah minimal sebesar 80% dalam bentuk obligasi dan sisanya pada deposito dan surat utang. Sesuai namanya, pendapatan yang diterimakan adalah pendapatan tetap.

2. Tentang Imbal Hasil

Keuntungan yang diterimakan bukan berasal dari imbal hasil saja, ada pula pembagian hasil investasi (capital gain and dividend) yang didapat oleh investor. Tentu lebih menguntungkan dibandin reksa dana pasar uang.

Tingkat keuntungan tercatat bisa di atas 6% per tahunnya. Tentu jauh lebih tinggi dibanding reksa dana pasar uang yang sekitar 5% saja per tahunnya.

3. Stabilitas Fluktuasi

Reksa dana pendapatan tetap tergolong cukup stabil. Ini dikarenakan dana yang ditempatkan pada obligasi dari 80% – 90% maksimal. Tentu kestabilan fluktuasi lebih menenangkan untuk investor.

4. Fleksibel

Anda bisa menjual kembali reksadana pendapatan tetap dengan mudah, setiap hari bursa. Anda bisa menjual Sebagian atau bahkan seluruh dana sesuai dengan keperluan. DI sinilah Anda akan mendapat keuntungan capital gain karena harga yang lebih tinggi dibanding saat Anda membeli reksa dana tersebut.

5. Pencairan Dana Cepat

Hasil investasi tergolong yang mudah dan cepat dicairkan. Dalam waktu 4-5 hari kerja setelah unit reksa dana dijual, Anda akan bisa menikmati keuntungan di rekening pribadi.

6. Bebas Pajak

Salah satu hal yang paling menguntungkan adalah semua keuntungan dan imbal hasil dari reksadana pendapatan tetap tidak dikenakan pajak. Reksa dana bukan dianggap sebagai objek pajak, ini sebabnya tidak ada potongan keuntungan.

Risiko Reksa Dana Pendapatan Tetap

Dalam setiap pengelolaan dana investasi pasti ada resiko yang harus ditanggung oleh investor. Imbal hasilnya mengacu pada suku bunga Bank Indonesia. Jika suku bunga acuan turun, maka harga obligasi naik. Demikian pula sebaliknya.

Resiko lain yang muncul timbul adalah kompetensi manajer investasi yang buruk sehingga menimbulkan wanprestasi. Selain itu, jika ada kerugian yang muncul maka pemerintah tidak akan mengganti kerugian tersebut.

Keunggulan Reksa Dana Manulife Pendapatan Tetap

Bagaimana menentukan manajer investasi terbaik yang memberikan kepastian keuntungan investasi reksa dana pendapatan tetap Anda? Jatuhkan pilihan pada Reksa Dana Manulife pendapatan tetap yang menjaga nilai fluktuasi dan imbal balik lebih tinggi. Tujuan investasi keuangan dijamin terwujud dalam jangka waktu investasi 3-5 tahun.

Reksa Dana Manulife Pendapatan Tetap juga sebuah pilihan investasi yang murah dan bijak. Anda bisa mulai berinvestasi dengan Rp10.000,- dan semua kegiatan pengelolaan dilakukan oleh manajer investasi berpengalaman selama lebih dari 14 tahun untuk meningkatkan nilai investasi Anda. Semua kegiatan juga diawasi langsung oleh OJK.

Mulai Investasi di Reksa Dana Pendapatan Tetap

Setelah mengetahui tentang pengertian dan juga manfaat serta keuntungan reksa dana pendapatan tetap, Anda sudah bisa memperkirakan kesesuaian jenis investasi ini dengan jumlah dana yang Anda miliki dan jangka waktunya. Pastikan Anda memahami semua resiko yang muncul terjadi.

Percayakan pada manajer investasi yang kredibel. Cari tahu mengenai track record perusahaannya. Investasikan reksa dana Anda di Manulife yang teruji menjadi pengelola dana investasi lewat reksadana pendapatan tetap yang kredibel, aman, dan bisa diandalkan.

Related Posts