Asuransi bisa menjadi benteng proteksi atau perlindungan untuk setiap keluarga. Dengan asuransi, setiap keluarga bisa menjalani kehidupan dengan tenang karena sudah terlindungi dengan maksimal. Jadi bisa dikatakan bahwa asuransi merupakan pondasi penting yang harus dimanfaatkan oleh keluarga. Apalagi bagi yang sudah berkeluarga memiliki pasangan dan juga anak tentunya wajib memanfaatkan asuransi jiwa. Kenapa harus asuransi jiwa dan bukan asuransi yang lainnya? jawabannya karena dengan asuransi jiwa maka keluarga akan tetap bisa hidup dan menjalani kehidupan setelah kepala keluarga yang menjadi sumber nafkah meninggal dunia.
Perlu dipahami juga bahwa asuransi jiwa berbeda dengan asuransi kesehatan, namun asuransi jiwa bisa dilengkapi dengan asuransi kesehatan tambahan berupa rider. Jadi bagi nasabah pengguna asuransi jiwa tentunya bisa tetap mendapatkan perlindungan kesehatan dengan memanfaatkan rider atau asuransi tambahan. Sebelum membahas yang lainnya, penting untuk mengetahui beberapa jenis basic life insurance yang wajib dipahami berikut ini.
Asuransi jiwa berjangka
Sesuai dengan namanya, asuransi jiwa berjangka terbatas pada periode waktu. Ada yang berlaku 5 tahun, 10 tahun, bahkan ada juga yang 20 tahun. Periode ini bisa ditentukan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Jadi perusahaan asuransi akan mencairkan uang pertanggungan yang sesuai dalam polis saat nasabah atau tertanggung meninggal dunia dalam jangka waktu yang sudah disepakati. Untuk biaya premi asuransi jiwa berjangka masih relatif terjangkau dibanding jenis asuransi jiwa yang lainnya.
Asuransi jiwa seumur hidup
Jika asuransi berjangka hanya menawarkan perlindungan jiwa dengan waktu yang terbatas, tentunya berbeda dengan asuransi jiwa seumur hidup. Dari namanya saja sudah menjelaskan bahwa asuransi jiwa yang satu ini berlaku seumur hidup. Asuransi akan berlaku seumur hidup asalkan status polis dalam keadaan aktif yang berarti nasabah harus terus membayar premi. Kelebihan dari asuransi jiwa seumur hidup adalah biaya premi tetap sepanjang waktu dan tidak ada perubahan sama sekali. Berbeda dengan asuransi jiwa berjangka, jika periode sudah habis dan ingin menggunakan asuransi jiwa kembali maka biaya preminya akan lebih besar.
Asuransi jiwa dwiguna
Selanjutnya ada asuransi jiwa dwiguna yang menawarkan dua manfaat sekaligus yaitu perlindungan jiwa sekaligus nilai tunai. Jadi bukan hanya melindungi jiwa saja, nasabah juga akan memperoleh nilai tunai jika di akhir periode asuransi masih hidup. Asuransi ini bisa berlaku mulai dari 5 tahun, 15 tahun, hingga 30 tahun. Contohnya, ada nasabah yang menggunakan asuransi dwiguna dengan total nilai 2 miliar rupiah dengan jangka waktu 30 tahun. Apabila sebelum 30 tahun, nasabah meninggal dunia maka akan memperoleh uang pertanggungan sesuai yang tertera dalam polis. Namun jika pada tahun ke-31 nasabah masih hidup maka nasabah berhak memperoleh nilai tunai sebesar 2 miliar rupiah.
Asuransi unit link
Mau menikmati asuransi jiwa sekaligus investasi? manfaatkan asuransi unit link sekarang juga. Jadi perusahaan asuransi akan mengalokasikan sebagian biaya premi kepada instrumen investasi. Instrumen investasinya ada berbagai macam bisa reksadana, obligasi, hingga saham. Hasil investasi yang diperoleh nasabah pada akhir periode bisa naik atau turun tergantung dari kinerja instrumen investasi.
Itulah beberapa jenis asuransi jiwa yang bisa dimanfaatkan setiap orang. Terkait dengan asuransi jiwa berapa biaya preminya tentunya harus tanya langsung perusahaan asuransi. Salah satu perusahaan asuransi yang menyediakan layanan untuk konsultasi secara langsung terkait kebutuhan asuransi adalah BCA Life. Setiap calon nasabah bisa menghubungi Whatsapp resmi BCA Life, email customer support, dan juga aplikasi NOW by BCA Life. Hubungi sekarang juga dan konsultasikan berbagai kebutuhan untuk mendapatkan produk asuransi yang paling tepat.






